Saatnya Umat Islam Bersatu

Memang inilah salah satu ciri dari bangsa Israel yaitu selalu mengingkari perjanjian. Belum juga ada spekan adanya perjanjian genjatan senjata sejak tragedy berdarah di palestina 19 Januari lalu sekarang Selasa,27 / 1 009 israel melancarkan seranganya lagi di jalur Gaza, dengan dalih pembalasan atas serdadu mereka yang tewas saat patroli di perbatasan Israel-Gaza pada hari selasa 27 / 1 2009 dan menuduh Hamas sebagai pihak yang bertanggung jawab.Serangan ini menewaskan 1 orang penduduk sipil dan membuat luka-luka militan Hamas. Hanya 1 orang tentara israel yang tewas maka harus ditebus dengan ratusan bahkan ribuan warga Palestina yang tidak berdosa. Dampak dari tragedi ini adalah ditutupnya kembali perbatasan jalur Gaza sehingga bantuan dai negara-negara lain tidak bisa masuk ke Gaza lagi. Sungguh memprihatinkan.
Memang benar bahwa Israel bisa dihancurkan hanya dengan Bersatunya kaum Muslimin diseluruh dunia, kalau hanya dengan perundingan hal tersebut tidaklah mungkin terjadi, karena salah satu sifat dari bani Israel adalah Gemar membuat Makar dan Berkhianat. Jangankan kepada manusia biasa terhadap Nabi- Nabi yang terdahulu pun demikian. Kalau kita tengok lagi kepada sejarah Israel pada masa Nabi Ya'kub.Anak-anak Beliau pada memusuhi saudaranya sendiri yaitu Yusuf, dikarenakan adanya rasa dengki di dalam hati mereka.

Firman Allah"Allah berfirman, "(Yaitu) ketika mereka berkata, 'Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Benyamin) lebih dicintai oleh ayah kita (ini) daripada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata. Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayah kalian tertumpah kepada kalian saja, dan sesudah itu hendaklah kalian menjadi orang-orang yang baik.' Seorang di antara mereka berkata, 'Jangan kalian bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika kalian hendak berbuat'." (QS. Yusuf: 8-10)
Kita dapat menyimpulkan dari kisah Yusuf dan saudarasaudaranya ini, bahwa struktur kejiwaan orang-orang Yahudi memang sudah mengandung benih makar dan tipu daya sejak dahulu, jauh-jauh hari sebelum masa Musa a.s. dan Harun a.s . Cacat jiwa ini nampaknya menjadi watak mereka yang tidak dapat dirubah. Semangat permusuhan terhadap orang-orang saleh dan para penyeru tauhid dan kebaikan berakar di dalam jiwa mereka. Penyimpangan-penyimpangan ini semakin bertambah mengakar di dalam struktur kejiwaan dan moral mereka dengan berlalunya waktu, di bawah tekanan, kehinaan dan perbudakan, sampai-sampai mereka berani membunuh para nabi mereka dan memanipulasi Kitab Suci mereka. Pada masa antara Ibrahim a.s. dan Musa a.s., muncul banyak nabi dan penyeru yang mereka bunuh dan lukai. Mereka tidak meninggalkan seorang nabipun kecuali menuduh mereka dengan tuduhan-tuduhan keji. Sejarah mengatakan Bani Israel telah membunuh tujuh puluh nabi dari nabi-nabi mereka. 1l4)

Perhatikanlah firman Allah, "Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israel, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak dingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh." (QS. Al-Ma'idah: 70)

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih!" (QS. Ali Imran: 21)

Kemudian datang masa Musa a.s. yang menemani Bani Israel dalam alur sejarah yang panjang. Ia menemukan jiwa mereka dipenuh dengan pengkhianatan dan ingkar janji. Ia berhasil membawa mereka keluar dari Mesir. Ia membebaskan mereka dari kehinaan dan kelemahan, dengan kekuasaan Allah yang membelah laut untuk mereka dan menenggelamkan Firaun dan tentaranya. Suatu ketika mereka melewati sebuah kaum yang menye.mbah berhala, mereka berkata, "Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)" (QS. Al-A'raf: 138) Tidak lama setelah kepergian Musa a.s. menemui Tuhannya, Samiri membuat patung anak sapi dari emas untuk mereka sembah. Di tengah-tengah padang pasir, Tuhan mengeluarkan mata air untuk mereka, menurunkan manna dan salwa sebagai makanan mereka. Namun mereka malah meminta sayur mayur, ketimun, bawang putih, kacang adas dan bawang merah. Dengan demikian, mereka telah menolak makanan yang baik. Kesabaran Musa a.s. juga diuji dalam kisah sapi betina dan penyembelihannya. Mereka bermalas-malasan untuk taat dan melaksanakan. "Kemudian mereka, menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu.' (QS. Al-Baqarah: 71) Ia juga diuji ketika pulang dari pertemuannya dengan Tuhan, dan bersamanya lembaran-lembaran perintah Tuhan. Mereka menolak untuk taat dan melaksanakan janji mereka terhadap Tuhan. Kemudian di depan gerbang Tanah Suci, tanah yang dijanjikan, tanah yang karenanya mereka keluar dari tanah Mesir, mereka menolak memasukinya.

Maka dari itu hanya satu kata untuk bisa mengalahkan Israel "UMMAT ISLAM HARUS BERSATU PADU" agar mampu memahami ajaran agamanya dan memberikan argume yang kuat tentang Islam. Dengan solidaritas dan persatuan maka akan memperkuat Islam itu sendiri, sebaliknya setiap konflik dan perpecahan sbagaimana yang selama ini sering terjadi justru akan melemahkan umat Islam itu sendiri.
Dalam konsep " ISLAM RAHMATANLIL'ALAMIN", Islam tidak hanya mengenal persaudaraan antar umat Islam sendiri, melainkan juga memiliki pijakan untuk menjalin persaudaraan dengan pemeluk agama lain.Inilah kemudian yang akan mewujudkan sebuah masyarakat yang HARMONI.
Semoga DAMAI, PERSATUAN dan PERSAUDARAAN terjadi di Gaza-Palestina, dan di tempat-tempat lainya. Amin. Wallahu'alambisawab. [ referensi : berbagai sumber ]






post signature

Comments :

2 komentar to “Saatnya Umat Islam Bersatu”
aR_eRos mengatakan...
on 

konon katanya, konon lo ya kalo israel dan palestina damai bakal kiamat. itulah kenapa dari jaman nenek moyang ndak damai-damai juga

an4k`SinGKonG mengatakan...
on 

@aR-eRos betuul cak... emang udah di nas
tapi klo kita semua bersatu saya kira Islam tidak akan di-injak" kayak sekarang ini jew...heheheh
betuol ga cak?

Poskan Komentar

MakaSih Yaa sobat, TelaH meluangkan Waktunya untuk membaca dan komentarnya, mudah mudahan sudi untuk datang dan koment lagi......MIZZ U ALL..!!!

 

Comment Terbaru

WakTu Sholat Daerah Semarang

BannerTeman"

1.Blog Edukasi Komputer 2.
Blog Gadis Melayu
3.
4.
FC1
5.
iprodsign
6.
7.
informasi mac second
8.
9.
10.
Blogger Explorer
10.
Hidup Belajar
11.
12.
sharing information
13.
Pelajaran Blog Khusus Bagi Pemula
14.
TakTikTuk
15.
KOLOM HUKUM 16.
Warung Musik 99